Daftar 25 Kapal Perang dan Enam Helikopter dari Belasan Negara di MNEK 2023

Makassar, IDM - Sebanyak 28 unsur yang terdiri dari 25 kapal perang dan enam helikopter, siap mengikuti manuver tahap laut atau Sea Phase dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023, besok.
Dikutip dari data panitia Satgas MNEK 2023, 25 kapal tersebut berasal dari 13 negara, meliputi Amerika Serikat, Australia, Cina, Filipina, Indonesia, Italia, India, Malaysia, Pakistan, Rusia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Baca Juga: Profil Brigjen TNI Yudha Airlangga, Eks Dansat 81/Gultor Kopassus yang Pecah Bintang
Sedangkan enam helikopter yang ikut serta dalam Sea Phase MNEK 2023 terdiri dari Indonesia, Filipina, Rusia, dan Amerika Serikat.
Berikut daftar negara peserta MNEK 2023 yang mengerahkan unsur kapal perang, pesawat udara, dan helikopter:
Baca Juga: Sambangi Dispenau, Aspotdirga KSAU Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dalam Mencapai Tujuan Organisasi
- Amerika Serikat: USS Manchester dan satu helikopter
- Australia: HMAS Toowoomba
- Cina: PLAN Xuchang dan Zhanjiang
- Filipina: BRP Andres Bonifacio dan satu helikopter AW 109/NH43
- Indonesia: KRI RE Martadinata, I Gusti Ngurah Rai, Sultan Hasanuddin, Bung Tomo, dr Soeharso, Sampari, Tombak, Bawal, satu CN-235 dan Cassa, lima Bonanza, satu helikopter NBELL 412, dan dua helikopter Panther AS 365 MBE
- Italia: ITS Francesco Morosini
- India: INS Satpura
- Malaysia: KD Kedah dan Kelantan
- Pakistan: PNS Tippu Sultan D
- Rusia: RNS Sovershenyi, Gromky, Pechenga, dan satu helikopter Kamov KA-27
- Singapura: RSS Steadfast dan Sovereignty
- Thailand: HTMS Bhumibol Adulyadej
- Vietnam: Frigate Hull No. 20 (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































