HANKAM

Cerita TNI AD, Lima Hari Berjibaku dan Temukan Black Box ATR 42-500

Prajurit TNI AD
Prajurit TNI AD yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan berhasil menemukan black box pesawat ATR 42-500 di wilayah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (21/1). (Foto: Dispenad)

Jakarta, IDM – Setelah lima hari berjibaku dengan kerasnya alam pegunungan Bulusaraung, prajurit TNI AD yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan berhasil menemukan black box pesawat ATR 42-500 di wilayah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (21/1).

Dilansir dari keterangan Dispenad, black box berhasil ditemukan usai melewati pencarian intensif di medan ekstrem berupa tebing terjal, hutan lebat, serta cuaca yang berubah cepat dan kerap diselimuti kabut. Berbekal disiplin, ketangguhan fisik, dan koordinasi yang solid lintas instansi, tim terus menyisir area reruntuhan pesawat hingga akhirnya menemukan perangkat penting tersebut.

Baca Juga: Bakamla Diskusi Perkembangan Ancaman Maritim dengan Mantan Wakil Komandan Coast Guard AS

Di lapangan, tim dari Yonif 700/WYC serta tim reaksi cepat PT. Tonasa dan Basarnas yang bertugas menyisir bagian ekor pesawat memastikan black box yang ditemukan terdiri dari dua unit benda berwarna oranye dan berada di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Perangkat tersebut selanjutnya diamankan untuk diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna mendukung proses investigasi penyebab kecelakaan.

Penemuan black box ini menjadi perkembangan signifikan dalam operasi pencarian dan penyelamatan pesawat ATR 42-500. Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian dan evakuasi korban lainnya dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel.

Baca Juga: Pangkolinlamil Pimpin Sertijab dan Pengukuhan Empat Jabatan Strategis Kolinlamil

Keberhasilan tersebut menegaskan komitmen TNI AD dalam operasi kemanusiaan, yang senantiasa hadir dan berperan aktif membantu penanganan musibah, meski harus menghadapi tantangan alam yang berat dan berisiko tinggi. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.