HANKAM

Cerita Prajurit TNI AD, Evakuasi Delapan Korban Helikopter lewati Medan Ekstrem

Kodam XII:Tanjungpura dan Tim SAR
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban korban kecelakaan Helikopter Airbus H-130 dengan nomor registrasi PK-CFX di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat (17/4). (Foto: Dok. Kodam XII/Tanjungpura)

Jakarta, IDM – Cerita ini datang dari prajurit TNI AD, Kodam XII/Tanjungpura yang bersama tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan Helikopter Airbus H-130 dengan nomor registrasi PK-CFX di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat (17/4).

Dilansir dari keterangan Penkodam XII/Tanjungpura, Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Purnomosidi mengisahkan bahwa para prajurit TNI bersama tim gabungan terpaksa mengevakuasi 8 jenazah (2 kru dan 6 penumpang) dengan cara dipikul secara manual berjalan kaki menembus kegelapan hutan lantaran kondisi geografis yang ekstrem dan tidak adanya akses kendaraan.

Baca Juga: Tim Siber Kopassus Raih Juara Pertama Ajang WMS 2026

"Medan yang kami hadapi sangat menantang, berupa perbukitan curam dan hutan lebat. Tidak ada jalur kendaraan, sehingga seluruh kantong jenazah harus dipikul secara manual oleh personel di lapangan sejauh berkilo-kilometer hingga sampai ke posko," kata Purnomosidi.

Total waktu yang ditempuh menurut Purnomosidi adalah kurang lebih 6,5 jam melalui jalur darat.

Baca Juga: Pangkoopsudnas Soroti Pentingnya Penegakan Hukum di Ruang Udara

"Dengan kondisi yang melelahkan, rombongan evakuasi akhirnya tiba di Posko Tim SAR Gabungan di Gereja Katolik Santo Yohanes, Dusun Gandis. Selain jenazah, tim juga berhasil mengamankan barang-barang milik korban serta instrumen penting black box (kotak hitam) untuk keperluan investigasi lebih lanjut," jelas Purnomosidi.

​Setibanya di posko, delapan jenazah langsung dipindahkan ke dalam delapan unit ambulans untuk dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak. Proses pergeseran jenazah ini mendapatkan pengawalan ketat dari personel Sub Pom Sanggau dan Satlantas Polres Sekadau guna memastikan kelancaran hingga ke kota tujuan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.