HANKAM

Cerita Letkol Alicia, Komandan Kapal Perang Australia yang Pernah Belajar Tari Indonesia

Letkol Alicia
Komandan HMAS Toowoomba (156) Letkol Alicia Harrison saat memberikan sambutan kedatangan kapal perang jenis fregat tersebut di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/2). (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Letkol Alicia Harrison menyimpan kenangan manis tentang Indonesia jauh sebelum menjabat komandan kapal perang HMAS Toowoomba (156). Ia mengaku sudah akrab dengan budaya Nusantara sejak masih duduk di bangku sekolah.

​Saat kapal jenis fregat itu merapat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/2), Alicia membagikan pengalamannya belajar tarian tradisional hingga bahasa Indonesia. Baginya, kunjungan kali ini membawa misi nostalgia yang lebih dari sekadar tugas militer.

​"Bertahun-tahun lalu, saat saya masih anak sekolah, saya pertama kali mengenal budaya Indonesia. Saya belajar tarian tradisional dan juga bahasa Indonesia," kenang Alicia.

Baca Juga: Alasan HMAS Toowoomba Mulai Misi Keamanan Indo-Pasifik 2026 dari Jakarta

​Meski mengakui kemampuan menari dan bahasanya sudah memudar, rasa hormat serta kekagumannya terhadap budaya Indonesia tidak pernah luntur. Pengalaman masa kecil itulah yang membentuk sudut pandangnya dalam melihat Indonesia sebagai sahabat dekat Australia.

​Wajibkan Awak Kapal 'Nyemplung' ke Budaya Lokal

Alicia tak ingin menikmati keramahan Indonesia sendirian. Ia mendorong seluruh awak kapalnya agar tidak hanya berdiam diri di dalam kapal selama tiga hari bersandar di ibu kota. Ia meminta para prajurit Angkatan Laut Australia benar-benar menyelami keramahan dan budaya masyarakat Jakarta.

​"Berdasarkan pengalaman pribadi saya tentang kebaikan dan keramahan orang-orang di sini, saya mendorong kru saya menyelami budaya Anda selama kunjungan kami," tegasnya.

​Alicia menilai interaksi langsung dengan warga lokal melalui tur kota dan rekreasi sangat penting. Langkah ini bertujuan membangun rasa saling percaya antara kedua bangsa, bukan sekadar urusan diplomasi pertahanan.

Baca Juga: Satgas Gulbencal TNI Rampungkan Jembatan Bailey di Aceh, Hubungkan Aceh Utara-Bener Meriah-Takengon

​Bukan Kunjungan Pertama

Alicia tercatat sudah tiga kali menginjakkan kaki di Indonesia sepanjang karier militernya. Namun, ia merasa setiap kunjungan selalu memberikan kesan yang berbeda.

​TNI AL merespons hangat sisi humanis sang komandan. Asisten Operasi Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Asops Dankodaeral) III Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, bahkan menyiapkan agenda rekreasi khusus bagi para awak kapal HMAS Toowoomba. Agenda ini bertujuan agar mereka bisa menikmati Jakarta sebelum kembali melanjutkan tugas berat di laut lepas. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.