HANKAM

Cek Kesiapan Satrad 405, Pangkoopsudnas Soroti Peran Penting Satuan Radar dalam Deteksi Dini Ancaman

Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo
Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo melakukan kunjungan kerja ke Satuan Radar (Satrad) 405 Ploso, Jombang, Jawa Timur. (Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

Jakarta, IDM – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo menyoroti peran penting satuan radar (Satrad) dalam melakukan deteksi dini, pemantauan, serta penyampaian informasi terhadap potensi ancaman di wilayah udara nasional.

Untuk itu, Minggit berpesan kepada seluruh personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang bertugas di Satrad 405 Ploso untuk terus menjaga dan meningkatkan profesionalisme sehingga mereka dapat menjalankan tugas secara efektif.

Baca Juga: Tak Cukup Panther, TNI AL Butuh Helikopter Berat Sekelas NH90

Pesan tersebut disampaikan Pangkoopsudnas dalam pengarahannya saat meninjau langsung kesiapan Satrad 405 Ploso di Jombang, Jawa Timur, Jumat (9/10). Peninjauan mencakup kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta kemampan operasional satuan dalam melaksanakan tugas pengamatan wilayah udara.

Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo
Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo meninjau langsung kesiapan operasional Satuan Radar (Satrad) 405 Ploso, Jombang, Jawa Timur. (Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

“Tantangan pertahanan udara ke depan tidak makin ringan, terlebih lagi dengan rencana penambahan sejumlah radar baru yang akan memperkuat sistem pertahan udara Indonesia. Kondisi tersebut menuntut kesiapan Satrad sejak dini, baik aspek sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana maupun kesiapan operasional satuan," tegas Marsdya Minggit, dikutip dari siaran pers Penerangan Koopsudnas, Sabtu (10/10).

Baca Juga: Andal di Selat Dangkal, Sonar FLASH Cocok Buat Helikopter Antikapal Selam TNI AL

Dalam rangkaian kunjungan kerja (kunker) tersebut, Pangkoopsudnas beserta sejumlah pejabat TNI Angkatan Udara lainnya turut meninjau site (lokasi) radar lama dan pembangunan radar Thales tipe GM-403 buatan Prancis.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.