Cegah Sabotase Objek Vital, Marinir Patroli PLN di Natuna

Jakarta, IDM – Prajurit Korps Marinir menyisir fasilitas PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di kawasan Pian Tengah, Bunguran Barat, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (26/8). Patroli keamanan ini menyasar objek vital guna mencegah potensi sabotase pada jaringan listrik di wilayah perbatasan terluar Indonesia.
Sebelum menuju lokasi, para prajurit mengikuti pengarahan awal mengenai prosedur pengamanan instalasi vital. Pasukan kemudian mengecek pos penjagaan dan sistem pengamanan di area PLN agar distribusi listrik warga tetap mengalir tanpa gangguan.
Baca Juga: TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang Angkut 200 Ton Bantuan Gempa NTT
Komandan Satgas Kompi Komposit Marinir Natuna Kapten (Mar) Puji Andrianto menegaskan, patroli fasilitas kelistrikan ini menjadi wujud kesiapsiagaan prajurit di lapangan.
"Patroli rutin yang dilaksanakan prajurit Korps Marinir ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas," ujar Puji, dikutip dari keterangan Pasmar 1.
Ia menerangkan, pengawasan di pulau terluar tidak hanya terpaku pada garis pantai atau kawasan markas tentara semata.
"Bukan hanya patroli pangkalan maupun patroli pantai, patroli seperti ini sangat penting dilaksanakan agar keamanan di wilayah Natuna bisa terjaga dengan baik," kata Puji.
Pemeriksaan berkala pada sarana energi ini memastikan seluruh sistem kelistrikan di Natuna beroperasi aman serta bebas dari potensi ancaman yang dapat memutus pasokan listrik masyarakat.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































