Cegah Perompakan Bersenjata, Bakamla RI Terima Kunjungan MARSEC Command Republic of Singapore Navy

Jakarta, IDM – Guna menjaga keamanan dari perompak bersenjata di laut Indonesia, Bakamla RI terus memperkuat hubungan kerja sama internasional.
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah menerima kunjungan kehormatan dari Commander Maritime Security (MARSEC) Command Republic of Singapore Navy (RSN) Rear Admiral (RADM) Ng Xun Xi beserta delegasi di kantor Bakamla RI, Jakarta (19/8).
Baca Juga: TNI AD Bangun 158 Unit Rumah untuk Masyarakat dan Bagikan 40 Ton Beras Murah
Irvansyah menerangkan pertemuan tersebut untuk menindaklanjuti penandatanganan Letter of Intent (LoI) tentang pertukaran informasi keamanan maritim pada 2019.
Irvansyah juga mengapresiasi atas hubungan baik yang telah terjalin antara Bakamla RI dan RSN yang sudah terbentuk lama.
Kedua belah pihak turut membahas sejumlah isu strategis, salah satunya ialah kemungkinan penempatan Liaison Officer di Information Fusion Center (IFC) Singapura.
“Serta upaya harmonisasi pertukaran data terkait tindak kejahatan di laut, khususnya perompakan dan perampokan bersenjata,” ungkap Irvansyah.
Baca Juga: HUT ke-80 RI, Pangkodau III Pimpin Pengibaran Bendera Merah Putih di Dasar Laut Pulau Mbromsi
Melalui pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga sepakat untuk terus mendorong kolaborasi konkret di lapangan.
Bakamla RI memandang bahwa kemitraan dengan negara sahabat seperti Singapura menjadi kunci dalam menghadapi tantangan keamanan maritim regional yang semakin kompleks. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































