Cegah Penyelundupan Barang Ilegal, Yonarmed 10 Kostrad Tutup ‘Jalan Tikus’ Indonesia-Malaysia

Jakarta, IDM - Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10 Kostrad Mayor Arm Ady Kurniawan mengatakan, untuk mengantisipasi penyelundupan baik dari Malaysia maupun Indonesia, telah dilakukan penutupan ‘jalur tikus’ di Desa Sei Mawang.
“Penutupan jalan tikus salah satu jawaban kami dari maraknya penyelundupan narkoba dan barang-barang ilegal lainnya,” ujar Ady dalam keterangan tertulisnya di Makotis Badau, Kecamatan Badau, Kamis (28/12).
Baca Juga: KSAD Pimpin Sertijab Pangdam XIV/Hasanuddin dan Lima Jabatan Lainnya
Ady melanjutkan, penyelundupan barang ilegal di perbatasan kerap melalui jalan-jalan tidak resmi, sehingga perlu ada langkah yang dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut salah satunya dengan menutup sejumlah jalan tikus.
Penyelundupan barang ilegal, ungkap Ady, jika tidak diatasi sangat merugikan negara juga masyarakat Indonesia, terutama dari sektor perekonomian. Dengan ditutupnya ‘jalan tikus’ tersebut, Ady berharap dapat menekan aktivitas ilegal di perbatasan, sehingga tidak ada lagi perbuatan atau aktivitas ilegal dan tidak lagi menjadi ancaman.
Baca Juga: Pangdam XVII/Cenderawasih: Kericuhan di Papua, 6 Rumah Dinas TNI dan 12 Kios Dibakar
Sementara itu Dan SSK 2 Kapten Arm Panji Silvanus mengatakan, penutupan jalan tikus itu bukan untuk menyakiti masyarakat, namun mencegah agar tidak terjadi penyelundupan barang - barang ilegal.
"Penutupan jalan tikus ini dilakukan demi kebaikan dan kepentingan bersama," katanya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































