HANKAM

Cautter Khitan Sonix, Alat Khitan Buatan Prajurit Kodim 0615/Kuningan yang Go International

Agus Rahwan
Sertu Agus (kiri) memberikan penjelasan kepada Dandim 0615/Kuningan Letkol Inf Bambang Kurniawan (tengah) terkait Cautter Khitan Sonix. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Prajurit Kodim 0615/Kuningan, Kodam III/Siliwangi, Sertu Agus Rahwan, berhasil menciptakan alat laser untuk khitan. Alat ini, menurut Dandim 0615/Kuningan Letkol Inf Bambang Kurniawan bahkan sudah sampai ke luar negeri.

“Pada awal pemasaran, pasar domestik tidak ada yang melirik. Sehingga Sertu Agus memasarkannya ke luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, dan lainnya. Alhamdulillah alat khitan hasil karya Sertu Agus hingga sekarang telah diterima oleh 62 negara di Eropa dan Australia. Tidak sedikit dokter di luar negeri yang mengakui dan mengapresiasi kualitas alat khitan yang mempunyai branding “Cautter Khitan Sonix” tersebut,” jelas Bambang, Rabu (28/6).

Baca Juga: Tim Gabungan TNI-Polri Telusuri Hutan Halmahera Cari OTK yang Tembak Warga dengan Panah

Cautter Khitan Sonix yang merupakan produk lokal asli Kuningan mampu mencuri perhatian beberapa pejabat negara maupun daerah. Mulai dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan RI, Bupati Kuningan, serta Kepala Diskopdagperin Kabupaten Kuningan.

Dandim 0615/Kuningan sangat mengapresiasi atas upaya dan inovasi yang dilakukan oleh prajuritnya.

“Saya bangga dan terharu serta mengapresiasi karya terbaik dari Sertu Agus. Ini sebagai motivator bagi seluruh prajurit khususnya di Kodim Kuningan,” tutup Dandim.

Baca Juga: Susunan Kekuatan ‘Perisai Samudra Nusantara’ oleh Menhan Prabowo untuk TNI AL

Usaha yang dijalani Sertu Agus diawali pada tahun 2010 saat membantu seorang dokter dalam proses untuk melakukan khitan, tetapi saat itu alat yang akan digunakan mengalami kerusakan.

“Untuk mengatasi kesulitan itu, Sertu Agus mencoba ikut membongkar untuk memperbaiki alat khitan buatan luar negeri tersebut. Alhamdulillah hingga hari ini alat tersebut dapat dipergunakan lagi,” kenang Bambang. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.