Catat Jadwalnya, Pemerintah Kucurkan Rp 55 Triliun untuk THR TNI-Polri dan ASN

Jakarta, IDM – Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI memastikan pemerintah akan menyiapkan kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) sebagai bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Idulfitri 1447 H.
Dilansir dari keterangan Humas Kemensetneg, Selasa (3/3), kebijakan ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli dan mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026.
Baca Juga: Kemhan dan TNI Siap Kerahkan Tenaga Medis, RS, dan Farmasi Pertahanan Dukung Layanan BPJS Kesehatan
Dijelaskan THR untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan pensiunan dialokasikan Rp 55 triliun dan dibayarkan penuh mulai 26 Februari 2026.
"Total ada 2,4 juta pegawai ASN Pusat, TNI dan Polri dan pegawai ASN daerah ada 4,3 juta serta 3,8 juta pensiunan," tulis keterangan Humas Kemensetneg.
Sementara itu, di sektor swasta, THR wajib dibayar penuh paling lambat H-7 Lebaran dengan estimasi distribusi mencapai Rp 124 triliun.
"Pemerintah juga mendorong pemberian BHR bagi mitra ojek online melalui perusahaan aplikator," tulis Humas Kemensetneg.
Kemudian pemerintah juga telah menyiapkan stimulus jelang Idulfitri, antara lain diskon transportasi, penyaluran bantuan pangan kepada 35,04 juta KPM, serta kebijakan Work From Anywhere pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 bagi ASN dan pekerja swasta guna mendukung mobilitas dan konsumsi masyarakat. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































