HANKAM

Cara TNI AD Cegah Penyalahgunaan Kendaraan

Yonif 412/Bharata Eka Sakti.
Yonif 412/Bharata Eka Sakti (BES) yang berkedudukan di Purwokerto menggelar apel pemasangan stiker kendaraan secara serentak. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Beberapa waktu lalu, TNI AD dari Yonif 412/Bharata Eka Sakti (BES) yang berkedudukan di Purwokerto menggelar apel pemasangan stiker kendaraan secara serentak.

Dilansir keterangan dari Penkostrad, Kamis, (20/2) Danyonif 412/BES, Letkol Inf Syahrul Ramadhan mengatakan bahwa pemasangan stiker kendaraan bertujuan sebagai identitas resmi satuan, sekaligus langkah preventif untuk menghindari penyalahgunaan kendaraan yang tidak sah.

Baca Juga: TNI AD Gagalkan Penyelundupan 57 Pekerja Ilegal ke Malaysia, Ada 15 Anak-anak

"Kegiatan ini merupakan upaya kongkrit satuan dalam mendukung tertib administrasi kendaraan dan mencegah keterlibatan anggota dalam jual beli kendaraan yang tidak jelas asal-usulnya. Kami ingin semua personel menjadi contoh baik dalam tertib berlalu lintas dan kepemilikan kendaraan yang legal," kata Syahrul.

Seluruh kendaraan milik personel, baik roda dua maupun roda empat, diperiksa secara detail sebelum dilakukan pemasangan stiker identifikasi resmi Yonif 412/BES. Stiker tersebut memiliki tanda khusus yang memudahkan proses pendataan dan pengawasan kendaraan yang dimiliki oleh Prajurit.

Baca Juga: Kapal Perang Indonesia Latihan Manuver Pertahanan Udara di Laut Mediterania

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan personel agar selalu menaati aturan hukum terkait kepemilikan kendaraan dan meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas. Yonif 412/BES berharap langkah ini dapat menjadi contoh positif bagi satuan lain dalam mencegah praktik jual beli kendaraan yang melanggar hukum.

Dengan terlaksananya apel pemasangan stiker ini, Yonif 412/BES menegaskan komitmennya untuk mendukung keamanan dan ketertiban di lingkungan satuan serta masyarakat sekitar. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.