Cara Tim Alpha TNI Padamkan Karhutla, sebagai Pembuka Jalan bagi Tim Free Fall

Jakarta, IDM – TNI mengerahkan Tim Alpha gabungan dari tiga matra untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya, Tim Alpha ikut membantu memadamkan api di Pekanbaru, Riau, Sabtu (29/8).
Tim Alpha tersebut dikerahkan sebagai pembuka jalan bagi Tim Free Fall TNI. Sebanyak 12 personel Tim Alpha melakukan fastrope atau terjun menggunakan tali sebagai tim pembuka di titik drop zone (DZ).
Baca Juga: Karya AI, Video Viral Prajurit TNI AD Tegur Anggota DPR
Setelah melaksanakan fastrope, Tim Alpha langsung memadamkan kebakaran di sekitar titik DZ menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

“Tim juga menyiapkan DZ yang akan digunakan oleh Tim Free Fall sebagai eselon susulan dalam penanganan karhutla,” tulis siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, dikutip Senin (31/8).
Baca Juga: Setahun, Ini Capaian TNI AD dalam Pembangunan Infrastruktur
Tim Alpha selanjutnya melaksanakan pengendalian dan penyiapan drop zone untuk mendukung penerjunan Tim Free Fall. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penerjunan berlangsung aman dan tepat sasaran.
“Tim Free Fall akan terjun di drop zone yang telah disiapkan Tim Alpha, kemudian melakukan koordinasi untuk bersama-sama memadamkan karhutla di lokasi,” tulis Puspen TNI.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































