C-130 Hercules TNI AU Angkut APD hingga Tabung Oksigen untuk Penanganan Karhutla Kalimantan

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan pesawat angkut C-130 Hercules untuk mengangkut alat kesehatan berupa alat pelindung diri (APD), masker, dan tabung oksigen ke wilayah Kalimantan yang tengah dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Baca Juga: Akibat Abu Vulkanik, Operasional Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup Sementara hingga Siang Hari
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman menjelaskan, perlengkapan kesehatan itu diperlukan untuk memberikan perlindungan bagi personel yang bertugas di lapangan sekaligus membantu masyarakat yang terdampak kondisi lingkungan akibat karhutla.
“Bantuan APD, tabung oksigen, dan masker ini diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi personel yang bertugas sekaligus membantu masyarakat yang terdampak,” ungkap Ali dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Minggu (6/9).

Pesawat C-130 Hercules kemudian lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (5/9), menuju wilayah Kalimantan dengan membawa bantuan-bantuan tersebut. Setibanya di daerah tujuan, alat kesehatan yang diangkut dari Jakarta akan disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Ruang Udara, AirNav Perpanjang Penutupan 3 Bandara
Pengerahan pesawat angkut ini merupakan bentuk dukungan sekaligus wujud nyata atas komitmen TNI AU dalam membantu pemerintah serta melindungi masyarakat yang berada di wilayah terdampak. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































