Bukan Patroli Biasa, Kapal Perang India INS Sunayna Sambangi Jakarta Bawa Misi Ini

Jakarta, IDM – Kapal perang Angkatan Laut India, INS Sunayna (P57), bersandar di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (21/4). Kapal jenis Offshore Patrol Vessel (OPV) atau patroli lepas pantai ini dijadwalkan berada di Jakarta hingga 24 April mendatang.
Kedatangan kapal kelas Saryu ini membawa misi kolaboratif bertajuk "One Ocean, One Mission". Fokusnya adalah memperkuat keamanan maritim, keberlanjutan ekosistem laut, dan riset bersama di kawasan Samudra Hindia.
Perkuat Keamanan Kawasan
Asisten Operasi (Asops) Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) III, Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, menyebut kehadiran INS Sunayna merupakan simbol komitmen dalam menjaga stabilitas Indo-Pasifik. Menurutnya, momentum ini penting untuk meningkatkan kerja sama taktis kedua angkatan laut.
Baca Juga: TNI AU Gelar Latihan Survival Tempur Awak Pesawat
"Kehadiran kapal ini menjadi komitmen bersama menghadapi tantangan di laut. Kami harap kerja sama operasi, latihan, dan pertukaran informasi semakin kuat," kata Boy Yopi saat mewakili Dankodaeral III Laksda Uki Prasetia di Tanjung Priok.
Menariknya, INS Sunayna melibatkan awak internasional dalam pelayarannya. Selain kru India, terdapat personel dari Indonesia, Komoro, Kenya, dan Maladewa yang ikut dalam misi keselamatan maritim ini.

Navy Brotherhood
Eratnya hubungan diplomatik juga ditunjukkan melalui kunjungan kehormatan Atase Pertahanan India Captain (N) Shiv Kumar dan Komandan INS Sunayna Commander Siddarth Chaudary ke Markas Kodaeral III. Pertemuan ini menekankan profesionalisme dan persaudaraan antarpelaut atau navy brotherhood.
Baca Juga: Pembentukan Komcad ASN Dimulai: Bagian dari Pertahanan Berlapis di Tengah Kompleksnya Ancaman
Asisten Perencanaan (Asrena) Dankodaeral III, Kolonel Laut (P) Nurulloh Zemi Prasetio, menyatakan hubungan TNI AL dan Angkatan Laut India dibangun atas rasa saling percaya. Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut di masa depan.
"Semoga kerja sama latihan dan pertukaran pengalaman tetap berjalan profesional," tegas Nurulloh.
Selama empat hari di Jakarta, awak INS Sunayna akan mengikuti sejumlah agenda. Mulai dari pertandingan olahraga persahabatan, jamuan makan malam, hingga open ship untuk kunjungan umum bagi warga yang ingin melihat langsung kecanggihan kapal tersebut. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































