Bukan Jakarta, Pangkalan Lampung Disiapkan TNI AL Buat Sandar Kapal Induk Garibaldi

Jakarta, IDM - TNI AL memastikan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Lampung menjadi salah satu titik sandar utama untuk kapal induk asal Italia, ITS Giuseppe Garibaldi.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menjelaskan, pihak TNI AL terus mematangkan kesiapan pelabuhan di Lampung. Peningkatan fasilitas ini sengaja dilakukan agar pangkalan tersebut siap menampung kapal tempur berbobot 14.150 ton itu sebelum resmi memperkuat armada nasional.
"Lampung merupakan salah satu fasilitas sandar yang disiapkan untuk Garibaldi," ujar Tunggul di sela-sela pembukaan Pekan Olahraga TNI AL (Poral), Cilangkap, Jakarta, Senin (13/7).
Rencana penempatan kapal raksasa ini sejalan dengan tindakan Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya Denih Hendrata, yang meninjau langsung Lanal Lampung pada Sabtu (4/7). Saat itu, Denih memeriksa proyek memperbesar kapasitas dermaga tempat bersandar kapal-kapal perang besar milik TNI AL. Tidak hanya itu, Denih juga melihat potensi pertahanan di Pulau Kelagian, Lampung, untuk menyokong pergerakan kapal perang yang berpatroli.
Rencana penyebaran pangkalan ini sebelumnya sudah ditegaskan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL). Ia mengungkapkan, TNI AL memang sengaja tidak memusatkan operasional kapal induk helikopter ini di satu tempat saja.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Minta Pengawasan terhadap Prajurit Yonif TP Ditingkatkan
"Untuk personel sudah disiapkan dan nanti akan segera dikirim ke Italia. Kemudian pangkalan mungkin nanti kita siapkan juga di beberapa tempat di Indonesia ini," ujar Ali di Tanjung Priok, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Penempatan di beberapa titik seperti Lampung bertujuan untuk memperluas jangkauan operasi dan patroli TNI AL di wilayah kepulauan Indonesia yang luas. Kementerian Pertahanan (Kemhan) sendiri menargetkan proses akuisisi kapal pembawa wahana udara nirawak (drone) ini rampung sepenuhnya sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 mendatang.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































