Bukan Cuma Silaturahmi Biasa! Ini Alasan Panglima Tentera Darat Malaysia Kunjungi Mabesad

Jakarta, IDM – Panglima Tentera Darat Malaysia, Jenderal Tan Sri Azhan Bin Hj Md Othman melakukan kunjungan ke Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) di Jakarta, Selasa (21/7). Kedatangan Tan disambut langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Dilansir dari keterangan Dispenad, Selasa (21/7), kedatangan Tan bukan cuman silatuhrahmi biasa tapi menjadi momentum untuk semakin memperkuat kemitraan strategis antara TNI AD dan Tentera Darat Malaysia dalam menghadapi dinamika lingkungan keamanan kawasan yang terus berkembang.
Baca Juga: Perempuan Pertama yang Pimpin ONI Australia Temui Wamenhan RI, Bahas Penguatan Intelijen
Prosesi penyambutan diawali dengan upacara militer, jajar kehormatan, serta perkenalan para pejabat utama kedua angkatan darat. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai seluruh rangkaian kegiatan sebagai cerminan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Malaysia yang telah terjalin selama ini.

Selanjutnya kedua pimpinan angkatan darat membahas berbagai isu strategis yang menjadi kepentingan bersama, di antaranya peningkatan kerja sama di bidang pendidikan dan latihan militer, penguatan koordinasi pengamanan wilayah perbatasan, serta pengembangan interoperabilitas guna meningkatkan profesionalisme dan kesiapan kedua angkatan darat menghadapi berbagai tantangan keamanan.
“Kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini perlu terus ditingkatkan melalui komunikasi yang intensif, latihan bersama, dan saling berbagi pengalaman sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi keamanan regional,” ujar Maruli.

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, kedua pimpinan juga bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi strategis di kawasan serta pentingnya memperkuat komunikasi dan saling percaya (mutual trust) sebagai fondasi dalam membangun stabilitas regional.
Baca Juga: TNI AD Modifikasi Motor Dinas untuk Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Ini Cara Kerjanya
Sementara itu, Panglima Tentera Darat Malaysia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan TNI AD. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua angkatan darat dan kedua negara.
Pertemuan tersebut menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat dan Tentera Darat Malaysia untuk terus mempererat hubungan persahabatan, memperkuat kemitraan strategis, serta meningkatkan sinergi dalam mendukung perdamaian dan stabilitas kawasan. Melalui kerja sama yang semakin erat, kedua angkatan darat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi keamanan regional sekaligus memperkokoh hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































