Bukan Cuma Patroli, Prajurit Marinir Dekati Warga Pedalaman Paniai

Jakarta, IDM – Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Mobile Batalion Infanteri 2 Marinir menyisir permukiman warga di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Kamis (27/8). Selain menjaga wilayah perbatasan, pasukan baret ungu ini berinteraksi langsung dengan warga untuk menggerakkan perekonomian desa serta mempererat hubungan kekeluargaan.
Di wilayah Komopa, Distrik Aradide, para prajurit mendatangi mama-mama Papua yang sedang berjualan dan memborong langsung hasil bumi mereka. Aksi ini memberi tambahan penghasilan bagi masyarakat yang mengandalkan mata pencaharian dari hasil kebun.
Baca Juga: Gandeng Gakkum KLHK, Puspomal Buru Jaringan Penyelundup Satwa Liar
Komandan Satgas Yonif 2 Marinir Letkol (Mar) Helilintar Setiojoyo Laksono menegaskan, kepedulian sosial merupakan bagian penting dari tugas prajurit di medan operasi.
"Marinir sahabat rakyat bukan hanya sebuah semboyan, tetapi diwujudkan melalui kepedulian nyata yang membawa senyum dan harapan bagi masyarakat Komopa. Kebahagiaan masyarakat menjadi bagian dari keberhasilan tugas kami," ungkap Helilintar, dikutip dari keterangan Pasmar 1.

Kegiatan serupa berlangsung di kawasan Obano, Distrik Paniai Barat. Melalui patroli humanis, prajurit menyapa warga dari rumah ke rumah, berdialog dengan tokoh setempat, serta mengajak anak-anak berbincang akrab.
Baca Juga: TNI dan Angkatan Bersenjata Australia akan Gelar Latma Keris Woomera Lagi, Jepang Ingin Gabung
Helilintar menyatakan kehadiran pasukannya di wilayah perbatasan bertujuan menciptakan rasa aman sekaligus membaur sebagai bagian dari masyarakat setempat.
"Keberadaan kami di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Obano, Marinir sahabat rakyat merupakan wujud pengabdian nyata yang terus diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana namun bermakna di tengah masyarakat," kata Helilintar.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































