Buka TMMD Perdana, Danlanud Suryadarma: Kita Harus Berjuang Bersama Rakyat

Jakarta, IDM – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) mandiri Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) merupakan inovasi setelah perubahan struktur organisasi TNI AU dari Komando Operasi Udara menjadi Komando Daerah Udara (Kodau).
Perubahan tersebut membuat satuan pangkalan memiliki peran yang lebih luas dalam mendukung fungsi teritorial.
Baca Juga: Akses Darat Terputus, Helikopter Panther TNI AL Kirim 400 Kg Bantuan ke Empat Desa di Tapteng
“TNI Angkatan Udara berasal dari rakyat. Untuk menjadi kuat, kita harus berjuang bersama rakyat,” ujar Komandan Lanud R. Suryadi Suryadarma, Marsma TNI M.R.Y. Fahlefie saat membuka program TMMD yang untuk pertama kalinya digelar mandiri oleh TNI AU di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (1/12).
Dalam program tersebut, personel Lanud Suryadarma bersama warga dan perangkat desa bergotong royong memperbaiki jalan kampung sepanjang 450 meter melalui pengecoran beton.
Baca Juga: Kodam XX/TIB Gotong-Royong Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Padang
Ke depan, program tersebut diharapkan menjadi awal dari upaya berkelanjutan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar Lanud Suryadarma.
“Semoga membawa kebaikan dan keberkahan bagi semua pihak,” tutup Danlanud dikutip dari siaran pers, Rabu (3/12). (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































