HANKAM

Buka Latihan Pernika, Dankodiklatau Ungkap Peran Penggunaan Spektrum Elektronika

Latihan Pernika
Pembukaan Latihan Pernika TA 2022. (Dok. Dipsenau)

Jakarta, IDM - Perkembangan teknologi tak dapat dipungkiri menjadi salah satu tantangan bagi dunia pertahanan. Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AU (Dankodiklatau) Marsdya TNI M. Tonny Harjono saat membuka Latihan Pernika Tahun Anggaran 2022 di Mabesau Cilangkap, Selasa (1/11).

Ia mengatakan, perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini, sangat dipengaruhi oleh pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan elektronika, khususnya penggunaan spektrum gelombang elektromagnetik. Tonny mengungkap, penggunaan spektrum gelombang elektromagnetik dapat digunakan untuk menyerang dan menghalangi serangan musuh atau yang dikenal dengan peperangan elektronika (Pernika).

Latihan Pernika
(Dok. Dipsenau)

"Sebelum pasukan bergerak menuju ke sasaran, perlu dipastikan keamanan dalam penggunaan spektrum gelombang elektromagnetik, sehingga pasukan kawan dapat menuju sasaran dengan aman," ujar Tonny melalui rilis media yang diterima redaksi IDM, Rabu (2/11).

Sebagai pimpinan umum latihan (pimumlat), Tonny berharap latihan Pernika dapat membuat para peserta mampu mengembangkan metode=metode dalam penggunaan spektrum gelombang elektromagnetik. Menurutnya, hal itu menjadi penting lantaran dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan analisis cara bertindak, untuk mendukung keberhasilan operasi udara.

Latihan Pernika
(Dok. Dipsenau)

Baca: TNI AL Pamer Sejumlah Alutsista dalam Rangkaian Indo Defence 2022

Latihan pernika TNI AU TA 2022 diikuti unsur Komlek Mabesau, Kosek IKN, Koopsudnas, Koopsud I, Koharmatau, Satrudal, Satrad, Skadud 52, Depohar, untuk menguji doktrin dan melatih kesiapan unsur pernika serta mencapai keunggulan dan penguasaan spektrum gelombang elektromagnetik pada medan perang elektronika. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.