Buka Kelas Darurat untuk Anak-Anak di Perbatasan, Danpos Inggembit: Pendidikan Fondasi Utama

Jakarta, IDM – Untuk mendukung pemerintah dalam membangun sumber daya manusia, khususnya di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Indonesia-PNG Yonif 126/KC Pos Inggembit mengajar anak-anak di Desa Inggembit.
Dipimpin Komandan Pos Inggembit, Letda Inf Francis Sibarani, para personel Satgas Yonif 126/KC berinisiatif untuk membuka kelas darurat pada Senin (16/6), karena kondisi Sekolah Dasar di daerah tersebut mengalami kerusakan berat dan tidak layak digunakan belajar.
Proses belajar mengajar ini bertujuan untuk membantu anak-anak agar tetap mendapatkan akses pendidikan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung meski sarana dan prasarana sekolah sedang mengalami kendala.
Baca Juga: Prajurit TNI AD di Papua Diminta Belajar Nilai Perjuangan dari Marthen Indey
“Sebagai prajurit TNI, kami tidak hanya bertugas menjaga perbatasan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk membantu sesuai dengan kemampuan yang kami miliki,” ujar Danpos.
Menurut Danpos, pendidikan merupakan fondasi utama untuk masa depan anak-anak.
Melalui inisiatif prajurit Satgas Yonif 126/KC sekaligus memberikan akses pendidikan yang lebih mudah bagi masyarakat karena selama ini sebagian anak-anak rela berangkat dari kampung mereka menuju Papua Nugini demi mendapatkan pendidikan.
Baca Juga: TNI AU dan RAAF Bahas Aspek Teknis Keselamatan Operasional Pesawat C-130
Sementara itu, Komandan Satgas Yonif 126/KC, Letkol Inf Muhammad Syahirin Yahya Ginting menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam melaksanakan tugas teritorial di daerah penugasan.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat perbatasan dalam berbagai aspek, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial,” ucap Dansatgas.
“Hal ini sejalan dengan nilai dasar TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara profesional,” lanjutnya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































