Buka Akses Pedalaman, TNI AD Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Aceh Tenggara

Jakarta, IDM – Prajurit TNI dari jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga membangun Jembatan Gantung Perintis di Desa Teger Miko, Kabupaten Aceh Tenggara pada Jumat (22/5) sebagai upaya membuka akses transportasi di wilayah pedalaman.
Pembantu Letnan Dua (Pelda) Ahmad Saan yang memimpin kegiatan tersebut mengatakan, pembangunan jembatan menjadi bentuk konkret TNI membantu kebutuhan masyarakat, terutama mendukung akses transportasi.
Baca Juga: Lantik 207 Perwira Baru TNI AU, KSAU Tekankan Pentingnya SDM yang Adaptif di Tengah Dinamika Ancaman
“Pembangunan jembatan diharapkan dapat membantu mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama dalam membawa hasil pertanian, memperlancar akses ekonomi warga, serta memudahkan anak-anak menuju sekolah,” ujarnya dalam rilis Penerangan TNI AD, Minggu (24/5).
Ia menambahkan, kegiatan gotong-royong seperti ini akan memperkuat hubungan antara Tentara Nasional Indonesia dengan masyarakat.
Baca Juga: Perkuat Kepemimpinan Satuan, Ratusan Perwira TNI Lulus Sekkau A-118 dan Penyetaraan A-1
Selama ini, jelas Ahmad, masyarakat masih mengalami kesulitan melintasi jalur penghubung, terutama saat musim hujan dan debit sungai meningkat. Karena itu, kehadiran jembatan gantung tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Dilansir dari Dinas Penerangan Angkatan Darat, sebanyak 12 personel TNI diterjunkan untuk membantu percepatan pembangunan, mulai dari penggalian pondasi, pemasangan material konstruksi, hingga pengecoran tapak utama jembatan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































