Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto Jabat Pangdivif 3 Kostrad

Jakarta, IDM – Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar resmi melantik Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto sebagai Panglima Divisi (Pangdivif) 3 Kostrad. Hal ini ditandai dalam upacara serah terima jabatan di Lapangan Madivif 3 Kostrad, Pakatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (23/5).
Baca Juga: Jelang Operasi Pulau Terluar, Marinir Simulasi Sergap Kapal di Laut Lampung
Dilansir dari keterangan Penkostrad, Wulang menggantikan Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo. Pangkostrad pada kesempatan tersebut menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama memimpin Divif 3 Kostrad. Di bawah kepemimpinannya, Divif 3 Kostrad dinilai mampu menunjukkan progresivitas dalam pembinaan satuan maupun keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan.
Kemudian ucapan selamat juga diberikan kepada Wulang atas kepercayaan dari pimpinan TNI AD untuk mengemban amanah sebagai Pangdivif 3 Kostrad. Diharapkan kepemimpinan baru mampu melanjutkan dan meningkatkan capaian satuan melalui kepemimpinan yang profesional, visioner, dan berorientasi pada pengabdian kepada bangsa dan negara.
Baca Juga: Letda Inf Roosevelt Purba, Prajurit Indonesia Pertama yang Lulus di West Point
Wulang adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1996. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya yaitu Irdam XIV/Hasanuddin, Kasdivif 3 Kostrad, Kasi Intel Korem 121 Alambanawai, Danyon 23 Grup 2 Kopassus dan Paban Utama A-4 Dit A Bais TNI.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































