Brigif 3 TBS Kostrad Gelar Latihan Drone Intai

Jakarta, IDM – Brigif 3/Tri Budi Sakti Kostrad menggelar penataran drone terpusat dalam upaya meningkatkan kemampuan pengoperasian drone intai yang berlangsung selama empat hari di Kariango, Maros, Sulawesi Selatan.
Dilansir dari lama tni.mil.id, Selasa (4/2), penataran ini merupakan bagian dari program latihan dalam satuan yang bertujuan untuk memelihara serta meningkatkan pengetahun dan keterampilan prajurit dalam bidang operasi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi drone sebagai sarana pengintaian dan pendukung tugas satuan.
Baca Juga: TNI AD Target Bangun Sumber Air Hingga 5.000 Titik di Tahun 2025
Satjar Brigif 3/TBS yang terdiri dari 15 peserta menggunakan drone jenis latih intai ROX TD yang merupakan dukungan dari TNI Angkatan Darat. Selain itu peserta juga diperkenalkan dengan drone keluaran merk ternama sebagai referensi yang dapat menunjang tugas satuan.
Penataran diawali dengan materi teori mengenai karakteristik, tahapan penggunaan drone, serta berbagai tantangan yang mungkin dihadapi saat pengoperasian di medan yang beragam. Peserta, selanjutnya, melaksanakan praktik lapangan untuk menguji kemampuan dalam menghadapi berbagai rintangan yang dapat memengaruhi efektivitas operasional drone di lapangan.
Baca Juga: KSAL Tetapkan Hari Hidrografi TNI AL Setiap 4 Februari
“Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan optimal, di mana para penyelenggara, penatar, dan narasumber dapat mencurahkan ilmu serta kemampuan mereka secara maksimal,” ucap Danbrigif 3, Letkol Inf Arie Widyo Prasetyo. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































