Bina Karakter hingga Nilai Bela Negara, Ratusan Taruna AAU Ikuti Latsitardanus ke-45

Jakarta, IDM – Sebanyak 289 Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) tingkat III dan tingkat IV akan mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-45 yang dijadwalkan digelar di Provinsi Banten sejak 31 Mei hingga 19 Juni 2025.
Untuk itu, AAU menggelar upacara pelepasan kontingen yang dipimpin langsung oleh Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo di Lapangan Dirgantara AAU pada beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Marinir Siapkan Ranpur Khusus untuk Evakuasi Badak Jawa
Marsda TNI Purwoko menegaskan, kegiatan Latsitardanus bukan semata-mata latihan fisik dan integrasi, tetapi juga merupakan wahana pembinaan karakter, penguatan jiwa korsa, dan penanaman nilai-nilai bela negara.

Selama mengikuti rangkaian kegiatan, para taruna diharapkan Gubernur AAU dapat tampil sebagai teladan dengan menunjukkan perilaku santun; memiliki wawasan kebangsaan; serta menjadi agen pemersatu bangsa yang mampu menginspirasi masyarakat luas.
Baca Juga: TNI AD Bantu Evakuasi 14 Korban Meninggal di Gunung Kuda
“Junjung tinggi nilai budaya lokal, bersikap dewasa, dan hindari pelanggaran yang mencoreng nama baik pribadi maupun lembaga,” tegas Purwoko dikutip dari keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Minggu (1/6).
Selain itu, Gubernur AAU juga berpesan agar ratusan taruna dapat senantiasa menjaga soliditas antartaruna lintas matra dan membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan sosial di lokasi kegiatan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































