Bertolak dari Belawan, KRI Teluk Gilimanuk-531 Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh

Jakarta, IDM – KRI Teluk Gilimanuk-531, yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga pascabencana banjir, bertolak melanjutkan perjalanan menuju wilayah Lhokseumawe dan Kuala Idie, Aceh dari Dermaga Bandar Deli-Belawan, Medan pada Kamis (4/12).
Proses embarkasi logistik bantuan kemanusiaan KRI Teluk Gilimanuk-531 dimulai sejak kemarin sore hingga hari ini pukul 01.00 WIB, di bawah pengawasan Komandan KRI Teluk Gilimanuk-531 Letkol Laut (P) Erwin Dwi Febrianto.
Baca Juga: Intip Kemahiran K-9 Milik Polisi Militer TNI AD
Pengiriman logistik berupa bantuan bahan makanan ini diprioritaskan untuk dua wilayah di Aceh, yaitu Lhokseumawe dan Kuala Idie (Aceh Timur). "Seluruh proses embarkasi logistik berjalan sesuai prosedur dan merupakan wujud nyata komitmen TNI AL dalam mendukung upaya penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan di wilayah Indonesia," ujar Erwin, melansir keterangan Dispenal.
KRI Teluk Gilimanuk-531 merupakan salah satu dari armada TNI AL yang dikerahkan untuk misi kemanusiaan, tidak hanya mengirim bantuan logistik dan peralatan kesehatan, tetapi juga pergeseran pasukan dan evakuasi korban.
Baca Juga: TNI AD Target Dua Minggu Pasang Jembatan Bailey di Sumatra
Armada lain yang turut ditugaskan antara lain KRI Bontang-907, KRI dr Soeharso-990, KRI Radjiman Wedyodiningrat-992, KRI Semarang-594, KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Celukan Bawang-532, dan KRI Brawijaya-320. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































