HANKAM

Bertemu Dirut ASABRI, Menhan Prabowo Bahas Kesejahteraan Purnawirawan

Bertemu Dirut ASABRI, Menhan Prabowo Bahas Kesejahteraan Purnawirawan
Bertemu Dirut ASABRI, Menhan Prabowo Bahas Kesejahteraan Purnawirawan

Jakarta,IDM - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Direktur Utama PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) Wahyu Suparyono di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Jakarta, Kamis (28/7).

Salah satu topik diskusi yang dibahas oleh keduanya adalah perihal kenaikan uang pensiun pokok para purnawirawan yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Pemerintah mengatur ketentuan mengenai pemberian pensiun, Tunjangan bersifat Pensiun dan Tunjangan bagi mantan prajurit TNI dan anggota Polri tertuang dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 1966. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.