Berlayar ke Australia, KRI Dorang Ikuti Latma Cassoex 2024 Akhir Juli

Jakarta, IDM – Salah satu unsur dari Satuan Kapal Patroli (Satrol) Koarmada III, yakni KRI Dorang-874 berangkat menuju Australia untuk mengikuti latihan bersama Cassowary Exercise (Cassoex) 2024.
Keberangkatan kapal patroli cepat 60 meter itu dilepas oleh Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama Singgih Sugiarto di dermaga Markas Komando (Mako) Koarmada III, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (16/7).
Kadispen Koarmada III Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat mengungkapkan Cassoex merupakan latihan bersama yang dilakukan TNI AL dengan Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy) secara periodik setiap tahun.
Baca Juga: Rampungkan Pendidikan AAU, Ratusan Perwira Remaja TNI AU Dilantik Presiden Jokowi
"Untuk pelaksanaan latihan bersama Cassoex 2024 (digelar) sekitar pekan terakhir pada Juli ini," ungkap Doni saat dihubungi Indonesia Defense Magazine di Jakarta.
Ia menjelaskan latihan bersama Cassoex diperlukan sebagai media untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme dan interoperabilitas serta kerja sama militer dalam patroli keamanan maritim wilayah perbatasan Indonesia-Australia.

Adapun sebelum pelepasan berlayar ke Australia, Komandan KRI Dorang Mayor Laut (P) Hermes R Simanjuntak beserta para anak buah kapal (ABK) mendapatkan beberapa penekanan, di antaranya memahami setiap tugas yang diberikan dengan berpedoman pada standar operasional prosedur dan Rule of Engagement yang berlaku.
"Mitigasi resiko pada setiap kegiatan untuk mencegah timbulnya resiko kerugian personel dan material yang tidak perlu," ucap Singgih dalam sambutannya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III.
Baca Juga: Pitch Black 2024, Aksi Pesawat Tempur F-16 TNI AU dalam Latihan Disimilar Basic Fighter Maneuver
Kemudian, Singgih juga menegaskan kepada para prajurit KRI Dorang untuk menjaga nama baik bangsa Indonesia dan TNI AL untuk tidak melakukan pelanggaran selama mengikuti latihan bersama Cassoex 2024 di Australia.
"Tampilkan yang terbaik dengan cara memahami dan melaksanakan tugas dengan baik," tegasnya.
Sebelumnya, pada 2023 lalu TNI AL mengirimkan dua unit kapal patroli cepat di bawah jajaran Koarmada III, yaitu KRI Dorang-874 dan KRI Bawal-875 ke Australia. Kedua kapal itu fokus menjalani materi latihan Minor War Vessel untuk meningkatkan kerja sama patroli keamanan maritim perbatasan Indonesia-Australia. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































