HANKAM

Berkunjung ke Kemlu, Danguspurla Koarmada II Bahas Latihan MNEK 2025 Bali

Danguspurla Koarmada II Laksamana Pertama Amrin Rosihan
Danguspurla Koarmada II Laksamana Pertama Amrin Rosihan Hendrotomo bertemu Direktorat Asia Selatan dan Tengah Jatmiko H. Prasetyo, di kantor Kemlu, Jakarta, Selasa (11/2). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II Laksamana Pertama Amrin Rosihan Hendrotomo melakukan kunjungan kehormatan ke Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang diwakilkan oleh Direktorat Asia Selatan dan Tengah Jatmiko H. Prasetyo, Jakarta, Selasa (11/2).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas persiapan latihan bersama Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 yang akan digelar di Bali, pada 15-22 Februari mendatang.

Amrin mengatakan, latihan angkatan laut multilateral yang ke-5 ini merupakan ajang diplomasi maritim yang memperkuat kerja sama pertahanan, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga: Asah Kemampuan Mitigasi Bencana, Puskes TNI Gelar Latihan Emergency Medical Team

"MNEK 2025 diharapkan dapat menjadi platform strategis untuk mempererat hubungan antara TNI AL dengan angkatan laut negara-negara mitra," kata Amrin, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (12/2).

Selain meningkatkan interoperabilitas dalam operasi kemanusiaan dan bantuan bencana, Amrin menyampaikan latihan bersama MNEK 2025 juga menjadi ajang pertukaran pengetahuan serta pengalaman antarnegara dalam menjaga stabilitas maritim.

Pada kesempatan yang sama, Jatmiko menegaskan Kemlu mendukung penuh kesuksesan MNEK 2025.

Baca Juga: Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang Tersisa 5 Km

"Peran diplomasi pertahanan sangat penting dalam menjaga keamanan maritim dan mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara di kawasan Asia Selatan dan Tengah," ujarnya.

Selain itu, pertemuan keduanya juga membahas aspek strategis yang melibatkan kerja sama lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan kelancaran pelaksanaan latihan.

"Sinergi antara Kemlu dan TNI AL diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam inisiatif kerja sama maritim global, khususnya di bidang keamanan laut dan bantuan kemanusiaan," imbuh Jatmiko. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.