Berkat Loyalitas dan Pengabdian TNI Tetap Jadi Institusi Dipercaya Rakyat

Jakarta, IDM – Saat upacara bendera 17-an bulan Maret 2025, Senin, (17/3) kemarin, Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Gabriel Lema memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi, loyalitas, dan militansi yang telah ditunjukkan.
Dilansir keterangan Puspen TNI, Selasa, (18/3) Gabriel menyebut bahwa berkat semangat dan pengabdian mereka (prajurit dan PNS), TNI terus mempertahankan posisinya sebagai institusi paling dipercaya oleh rakyat. Kepercayaan ini, lanjutnya merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh personel dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya dengan profesionalisme dan integritas tinggi.
Baca Juga: Satgas Yonif 741/GN Bantu Warga Seberangi Sungai Welaus di Perbatasan
Untuk diketahui, saat survei Indikator Politik tanggal 29 Januari 2025 lalu lewat tema "100 hari kinerja Kabinet Merah Putih, dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka" disebutkan Presiden menjadi sosok yang paling dipercaya masyarakat. Kemudian TNI berada di peringkat kedua, dan Kejaksaan Agung di peringkat ketiga.
Harus siap menghadapi dinamika global
Masih di momen upacara bendera 17-an bulan Maret 2025, Senin, (17/3) kemarin, Asops Panglima, Gabriel Lema juga meminta para prajurit harus siap siaga dalam menghadapi dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan nasional.
Ia mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada TNI menuntut kewaspadaan dan kepekaan terhadap berbagai isu global, termasuk kedaulatan dan konflik antarnegara, perebutan sumber daya, persaingan ekonomi, terorisme, kejahatan lintas negara, hak asasi manusia (HAM), serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Baca Juga: Puluhan Prajurit Latihan Kesiapan Calon Pengawak KRI Bung Hatta-370
Sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan masa depan, TNI terus melakukan reformasi dan modernisasi dengan mengusung visi PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif). “Guna menyiapkan kesiapsiagaan dan operasional TNI, Panglima TNI memberikan perhatian besar terhadap perubahan di tubuh TNI dengan visi yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif,” jelas Asops Panglima TNI.
Di akhir amanatnya, Asops Panglima TNI mengingatkan seluruh prajurit dan PNS TNI untuk menjunjung tinggi kedisiplinan serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran serta selalu menghindari perilaku yang dapat merusak citra dan kinerja institusi. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































