Bentuk Generasi Maritim Adaptif, TNI AL Gembleng 350 Saka Bahari di Jakarta

Jakarta, IDM – TNI AL mengumpulkan 350 anggota Pramuka Saka Bahari se-Jabodetabek di Pondok Dayung, Jakarta Utara. Ratusan pemuda ini mengikuti apel gabungan dan rapat pimpinan Saka Bahari Nasional 2026 demi membina generasi muda yang bervisi maritim.
Komandan Pusat Teritorial Angkatan Laut (Danpusteral) Kolonel Laut (P) Rully Riono memimpin langsung kegiatan tersebut pada Selasa (1/9). Pembinaan ini menyasar para pemuda untuk menguatkan pertahanan wilayah laut nasional dari sisi sumber daya manusia.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Sebut Suku Dayak Dapat “Privilege” untuk Masuk TNI
Dalam amanatnya, Rully menekankan pentingnya peran manusia sebagai pemegang kendali utama di tengah gempuran teknologi era Revolusi Industri 4.0 menuju Society 5.0, yakni tatanan masyarakat yang berfokus pada integrasi teknologi dan manusia.
"Era saat ini menuntut teknologi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari untuk menciptakan nilai tambah dan memecahkan masalah sosial dengan manusia sebagai pengendali utama," ujar Rully, dikutip dari keterangan Dispenal.
Rully mengingatkan, lompatan teknologi juga membawa risiko nyata bagi ketahanan masyarakat. Salah satunya disrupsi teknologi atau kondisi ketika inovasi digital mengubah total tatanan hidup secara mendadak.
Selain persoalan teknologis, Rully turut mewanti-wanti bahaya nonfisik yang bisa merusak persatuan bangsa, seperti maraknya hoaks dan isu kesehatan mental di kalangan muda.
"Namun, perubahan ini juga membawa tantangan seperti persaingan global, disrupsi teknologi, isu kesehatan mental, hingga maraknya penyebaran hoaks dan informasi palsu yang berpotensi mengganggu sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara," tegas Rully.
Baca Juga: Inovasi TNI AD! Ciptakan Pemadam Api dari Singkong Digunakan untuk Karhutla
Lewat gemblengan ini, TNI AL membekali para anggota Saka Bahari dengan keahlian memecahkan masalah, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta memperkokoh wawasan kebangsaan.
Kegiatan di kawasan dermaga ini menghadirkan pengurus Saka Bahari Kwarcab DKI Jakarta, jajaran Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, hingga para kepala SMK Hang Tuah, SMK Pelayaran Jakarta Raya, SMAN 72, dan SMA PGRI 12 Jakarta.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































