Bentrok TNI-Brimob di Manggarai Barat, Kapendam: Anggota TNI Menikam karena Terdesak

Jakarta, IDM – Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution buka suara terkait insiden bentrok antara TNI dan Brimob di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya berdasarkan hasil pemeriksaan awal Subdenpom IX/1-1 Ende, sejumlah informasi yang berkembang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan.
Baca Juga: Dandepohar 70 Tinjau Kesiapan Pazam 733 untuk Dukung Operasional Pesawat Tempur Rafale
Ia menjelaskan kronologi awal berdasarkan hasil pendalaman sementara menunjukkan peristiwa bermula saat anggota Kodim 1630/Manggarai Barat menghadiri acara syukuran pelantikan anggota Brimob di Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo.
"Dalam perkembangan situasi, terjadi keributan yang berujung pada dugaan pengeroyokan terhadap dua anggota TNI, sebagaimana diperkuat keterangan sejumlah saksi," kata Amrizal dalam keterangannya, Senin (15/6).
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa salah satu anggota TNI mengakui melakukan penikaman terhadap anggota Brimob. Namun, berdasarkan keterangannya, tindakan tersebut dilakukan saat merasa terdesak dan keselamatannya terancam akibat pengeroyokan yang terjadi di lokasi.
Baca Juga: 3 Perwira Menengah TNI AL Lulus dari Kampus Elit Militer AS
Amrizal memastikan Kodam IX/Udayana tengah melakukan proses pendalaman dan apabila ditemukan pelanggaran hukum dari pihak mana pun, baik anggota TNI maupun pihak lainnya, akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku secara objektif dan profesional.
"Walaupun ada kejadian ini, sinergitas TNI dan Polri tetap terjaga dengan baik. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan kepercayaan kepada aparat untuk menuntaskan kasus ini secara adil dan transparan," tutup Amrizal.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































