Belasan Prajurit Marinir di Blok Ambalat, Perbatasan Indonesia-Malaysia Naik Pangkat

Jakarta, IDM – Sebanyak 12 prajurit dari Satuan Tugas Marinir (Satgasmar) Pengamanan Ambalat XXX menerima kenaikan pangkat di daerah operasi pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Kenaikan pangkat belasan prajurit jajaran Pasmar 2 itu dipimpin langsung oleh Komandan Satgasmar Pengamanan Ambalat XXX Kapten (Mar) Oki Prabowo di Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (1/10).
Adapun ke-13 prajurit yang mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, terdiri dari satu Letnan Dua (Letda) ke Letnan Satu (Lettu), satu Sersan Dua (Serda) ke Sersan Satu (Sertu).
Baca Juga: Sepekan Berlayar dari Rusia, KRI Bima Suci Tiba di Jepang
Kemudian, dua Prajurit Kepala (Praka) ke Kopral Dua (Kopda), empat Prajurit Satu (Pratu) ke Praka, dan empat Prajurit Dua (Prada) ke Pratu.

Pada kesempatan tersebut, Oki menyampaikan kenaikan pangkat merupakan wujud penghargaan dan kehormatan dari TNI AL dan Korps Marinir atas prestasi, dedikasi serta loyalitas yang diberikan oleh prajurit kepada satuan.
"Suatu kebanggaan tersendiri bagi prajurit bisa naik pangkat di daerah operasi, karena tidak setiap prajurit bisa merasakannya," ujar Oki, dikutip dari keterangan Pasmar 2.
Baca Juga: Sebanyak 1.823 Prajurit Dan PNS di Kodam Cendrawasih Naik Pangkat
"Selamat atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Bertambah pula tanggung jawab jabatan dalam satuan, semoga semakin sukses dan amanah," tegasnya.
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri atas 17.000 lebih pulau, dan hanya sekitar 7.000 pulau yang berpenghuni.
Dalam rentang waktu kurang lebih 30 tahun, Korps Marinir TNI AL mengirimkan prajuritnya ke Blok Ambalat, yang merupakan daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia, juga ke pulau-pulau terluar, yang sebagian besar tak berpenghuni, untuk menegakkan kedaulatan sekaligus menjaga keamanan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































