Belanda Tawarkan Kerja Sama terkait Sejarah dengan TNI AL

Jakarta, IDM - Pusat Sejarah Miiter Belanda atau Nederlands Instituut voor Militarie Historie (NIHM) menawarkan kerja sama dengan Dinas Sejarah TNI AL.
Hal tersebut disampaikan Deputy NIHM bidang layanan operasional NIHM, Erwin Van Loo kepada tim riset sejarah TNI AL yang dipimpin Kadisjarahal Laksamana Pertama TNI Hariyo Poernomo, di Den Haag, Belanda, pekan lalu.
Baca Juga: Kopasgat Gelar Latihan Pemantapan Pertahanan Udara Tahun 2023
Hariyo menyampaikan, Indonesia dan Belanda memiliki ikatan sejarah yang kuat, termasuk kedua angkatan laut. Oleh karena itu, Dinas Sejarah TNI AL menyambut baik tawaran dari pihak NIHM.

"Tentu ini akan dilaporkan kepada KSAL, mengingat pusat kesejarahan Belanda tersebut memiliki reputasi yang baik dalam bidang riset, dokumentasi, kearsipan, penulisan dan publikasi sejarah untuk kepentingan militer maupun publik," ujarnya dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (26/6).
Selama di Belanda, tim Dinas Sejarah TNI AL melaksanakan diskusi sejarah mengenai operasi angkatan laut pada masa perang kemerdekaan 1945-1949, pertempuran Laut Arafuru 1962, pengelolaan dokumentasi literer dan audio visual.
Baca Juga: Bantu Masyarakat atasi Kesulitan Air, Danrem 161/WS Resmikan Pompa Air Hidram di Ende
Kemudian juga melakukan riset sejarah dan publikasi hasil-hasil riset dalam bentuk penerbitan buku, hingga mendapatkan fakta-fakta baru terkait peristiwa-peristiwa bersejarah tersebut.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut NIHM juga menyerahkan sejumlah peta laut zaman kolonial Belanda serta buku-buku hasil riset yang mereka hasilkan. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































