Bekali Kemampuan Pertolongan Darurat, TNI AU Gelar Pelatihan Dukes EMU

Jakarta, IDM - Sebanyak 187 personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengikuti Latihan Dukungan Kesehatan pada Korban Gempa dan Evakuasi Medis Udara (Dukes EMU) yang digelar di aula Rumkit TNI AU dr. Hasan Toto, Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Senin (12/6).
Latihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan TNI Angkatan Udara (Kadiskesau) Marsma TNI Swasono R. Rencananya, latihan akan digelar selama tiga hari sampai Rabu (14/6).
Baca Juga: KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat 11 Pati TNI AU, Delapan di Antaranya Pecah Bintang Satu
Dalam sambutannya, Swasono menegaskan tindakan pertolongan darurat di daerah kejadian oleh tim kesehatan lapangan merupakan bagian penting dalam penanggulangan korban bencana. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh.

“Apa yang didapat nantinya akan menjadi bekal dalam penugasan, terutama untuk mendukung kegiatan operasional TNI AU maupun tugas lainnya,” ungkap Kadiskesau dikutip dari instagram TNI AU, @militer.udara.
Baca Juga: Tambah Kekuatan, Lanud Raden Sadjad Natuna Sambut Belasan Personel Baru
Pada kesempatan yang sama, Marsma TNI Swasono juga menyoroti hal teknis yang terkait dengan evakuasi korban dari lokasi menuju rumah sakit, salah satunya saat menggunakan helikopter.
“Selama perjalanan udara dengan helikopter memerlukan kemampuan khusus, mengingat perubahan tekanan udara dan goncangan dapat memperburuk kondisi korban. Untuk itu, perlu dilatihkan sedemikian rupa agar evakuasi medis udara sampai ke rumah sakit tujuan dapat terlaksana dengan baik,” ujar Kadiskesau. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































