HANKAM

Begini Cara Teknisi TNI AU Berlatih Tangani Gangguan Avionik Pesawat C-130H

Teknisi TNI AU
Teknisi TNI AU berlatih menangani gangguan avionik pada pesawat C-130H. (Foto: Dok. Instagram @koharmatau04)

Jakarta, IDM – Sejumlah teknisi TNI Angkatan Udara (TNI AU) berlatih menangani gangguan pada pesawat C-130 Hercules berupa Failure Course and Heading Indicator (EHSI) Out dalam skenario Latihan Kesiagaan yang digelar Satuan Pemeliharaan (Sathar) 23 Depo Pemeliharaan (Depohar) 20.

Latihan yang digelar pada Kamis (2/7) tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kemampuan teknis, dan kesiapsiagaan personel pemeliharaan avionik agar mampu merespons gangguan secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

Baca Juga: Menarik! Tradisi Prajurit TNI AD Masuk Satuan, Mengenal Sejarah lewat Navigasi

"Selain menguji kompetensi teknisi, latihan ini juga memastikan kesiapan peralatan pendukung dan efektivitas koordinasi antarpersonel dalam melaksanakan pemeliharaan avionik," tulis Penerangan Koharmatau melalui akun Instagram @koharmatau_4, Senin (6/7).

Teknisi TNI AU
Satuan Pemeliharaan (Sathar) 23 Depo Pemeliharaan (Depohar) 20 menggelar Latihan Kesiagaan untuk mengasah kecepatan dan ketelitian avionik teknisi TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @koharmatau04)

Dalam skenario latihan, para teknisi dituntut untuk melakukan analisis kerusakan, troubleshooting, pemeriksaan wiring dan connector, serta melaksanakan proses remove and install Line Replaceable Unit (LRU) dengan penuh ketelitian.

Baca Juga: TNI akan Bangun Markas Pertahanan Udara, Ini Lokasinya

Setelah seluruh tindakan perbaikan selesai dilaksanakan, teknisi kemudian melakukan operational check untuk memastikan sistem EHSI kembali berfungsi normal dan pesawat siap mendukung pelaksanaan tugas operasi udara. Seluruh tahapan dilaksanakan mengacu pada standar pemeliharaan dan Technical Order yang berlaku untuk menjamin kualitas hasil pekerjaan.

Melalui latihan kesiagaan yang dilaksanakan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut, Sathar 23 Depohar 20 berkomitmen membentuk sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan andal. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari kesiapan jajaran Koharmatau dalam menjaga keandalan alutsista TNI AU agar selalu siap mendukung setiap pelaksanaan tugas operasi udara.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.