Begini Cara Siswa Kopaska Rebut Obyek Vital dari Serangan Musuh

Jakarta, IDM - Siswa Sekolah Komando Pasukan Katak (Kopaska) melaksanakan latihan praktik simulasi serta persiapan landing dan drop zone di hutan Selogiri, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (20/1).
Dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Senin (22/1), simulasi dalam latihan tersebut berdasarkan informasi dari intelijen karena situasi sudah tidak aman dan di kuasai oleh musuh.
Baca Juga: KKB Bakar Rumah Warga di Intan Jaya Usai Serangan Tembakan
Kemudian, pimpinan satuan Kopaska mengirimkan koordinat untuk melaksanakan air supply ke suatu tempat yang sudah diamankan oleh tim pengamanan diturunkan dari pesawat Cassa CN-0204 dengan ketinggian 500 kaki dari permukaan.

Setelah barang sudah berhasil diturunkan dan diambil oleh pasukan, tak lama kemudian satu tim pasukan Kopaska segera meninggalkan tempat sebelum di ketahui keberadaannya oleh musuh.
Misi satgas dinyatakan berhasil dan menang dari serbuan musuh dan kondisi wilayah kembali aman dan kondusif.
Baca Juga: Berangkat ke Lebanon, Prajurit Kostrad Ziarah ke Astana Giri Bangun dan Makam Pangeran Samber Nyawa
Komandan Sekolah Komando Pasukan Katak Letkol Laut (S) Bambang Hadi Wijaya, mengatakan tujuan dari latihan praktik ini adalah untuk menguji kemampuan, keterampilan dan kesiapan dari para siswa Kopaska.
"Serta untuk mengaplikasikan materi latihan yang diterima selama ini dari serangan musuh di medan pertempuran nantinya," ujar Bambang. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































