Batalyon Kesehatan Marinir Siaga Demo, Fokus Humanis dan Evakuasi Darurat

Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Kesehatan (Yonkes) 1 Marinir mengikuti apel pengamanan siaga untuk perkembangan dan situasi nasional di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Kamis (28/8).
Komandan Yonkes 1 Marinir Letkol Laut (K) dr. Anggiat Purba, memimpin langsung kegiatan tersebut dengan melibatkan 22 prajurit terbaiknya.
Baca Juga: TNI AU Kerahkan C-130 Hercules Dukung Airborne Operations Super Garuda Shield 2025
"Apel siaga ini untuk memastikan kesiapan personel maupun material, khususnya mendukung penanganan evakuasi dan pelayanan kesehatan apabila terjadi keadaan darurat saat aksi massa," ungkap dr. Anggiat, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Jumat (29/8).
Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut perintah Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen (Mar) Endi Supardi, yang menekankan peningkatan profesionalitas prajurit serta mengedepankan sikap humanis dalam tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Baca Juga: TNI Rencanakan Pindah Makam Pangeran Diponegoro Hingga Cut Nyak Dien ke Daerah Asalnya
"Perkembangan situasi yang berkembang saat ini, membuat tim kesehatan dari Yonkes 1 Marinir untuk siap siaga melaksanakan penanganan evakuasi penyelamatan dan pengobatan, untuk mengantisipasi dinamika yang mungkin terjadi," katanya.
Sebagai satuan kesehatan tempur Korps Marinir, Yonkes 1 Marinir memiliki tugas utama memberikan dukungan medis dalam setiap operasi maupun tugas pengamanan, termasuk evakuasi dan perawatan prajurit maupun masyarakat. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































