Batalion Parako 481 Pasgat Gelar Apel Kesiapan Pasukan dan Operasi

Jakarta, IDM – Batalion Parako 481 Pasgat menggelar apel pengecekan kesiapan pasukan dan operasi, sekaligus jam komandan yang dipimpin oleh Komandan Batalion Parako 481 Pasgat Letkok Pas Mansyur Mannyaurang, Selasa (30/12).
Dalam kegiatan tersebut, Komandan Batalion meninjau langsung kondisi para prajurit serta kelengkapan perorangan dan perlengkapan satuan yang akan digunakan dalam pelaksanaan tugas.
Baca Juga: Rampungkan Pendidikan, 697 Prajurit Tamtama Berkualifikasi Pasukan jadi Kekuatan Baru TNI AU
Fokus pengecekan meliputi kesiapan Tim Pengamanan Wilayah, Tim SAR sebagai unsur siaga bantuan kemanusiaan apabila terjadi bencana, serta Tim Pengamanan VVIP dalam rangka antisipasi kunjungan tamu VVIP ke wilayah Kota Jayapura.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel maupun perlengkapan satuan dalam menghadapi berbagai tugas operasi yang dapat digelar sewaktu-waktu,” jelas Penerangan Korpasgat melalui unggahan instagram @korpasgat_tniau, dikutip Rabu (31/12).
Baca Juga: TNI Terjunkan 5.000 Personel Amankan Tahun Baru 2026
Dalam amanatnya, Letkol Pas Mansyur Mannyaurang menegaskan, sebagai prajurit komando, seluruh personel harus senantiasa siap digerakkan kapan pun dan dalam kondisi apa pun, terlebih menjelang momentum pergantian tahun yang memiliki potensi dinamika keamanan.
“Pahami dan kuasai perlengkapan yang dibawa ke medan operasi guna mendukung kelancaran dan keberhasilan tugas,” tegas Komandan Batalion 481 Pasgat. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































