Bantuan untuk Korban Bencana Tiba di Padang, Bawa Muatan 3.912 Kilo

Jakarta, IDM – Untuk mendukung penanganan bencana di Sumatra Barat melalui mobilisasi udara, TNI AU mengirimkan logistik dengan pesawat CN-295.
Pesawat dengan nomor registrasi A-2903 yang terbang dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Minggu (30/11).
Pesawat tersebut membawa bantuan untuk warga yang terkena dampak banjir dan longsor yang menimpa beberapa daerah di Sumatra barat.
Baca Juga: Inovasi Baru, TNI Operasikan Drone Angkut untuk Salurkan Bantuan Logistik di Medan Sulit
Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Wahyu Bintoro, mengatakan seluruh bantuan akan disalurkan melalui posko terpadu Provinsi Sumbar berdasarkan data daerah terdampak.
“Bantuan ini benar-benar dibutuhkan di lapangan. Semuanya sudah kami data dan satukan di posko terpadu Provinsi Sumbar, kemudian dibagikan berdasarkan data daerah terdampak bencana,” kata Wahyu seperti dikutip dari Penerangan TNI AU, Senin (1/12).
Ia menambahkan, penyaluran dilakukan sesuai dengan kebutuhan berdasarkan laporan lapangan.
Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi SDM, 89 Personel TNI AU Ikuti Pelatihan Drone CH-4 di Cina
Logistik yang dibawa antara lain starlink, generator set, perahu karet (Landing Craft Rubber), perlengkapan masak, serta paket sandang yang dibutuhkan warga di lokasi pengungsian, dengan total muatan mencapai 3.912 kg.
Selain pengiriman melalui pesawat angkut, jalur udara juga dimaksimalkan untuk menjangkau daerah terisolir dan masih sulit dijangkau.
Seperti diketahui, sebelumnya, TNI AU juga mengerahkan helikopter H-225M Caracal bersama unsur TNI AD, TNI AL, Polri, BNPB, dan Basarnas untuk memastikan bantuan dapat mencapai wilayah yang sulit diakses. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































