Bantu Penanganan Karhutla, A400M TNI AU Angkut Pompa Air hingga Masker ke Kalimantan

Jakarta, IDM – A400M, pesawat angkut terbesar yang dimiliki TNI Angkatan Udara (TNI AU), kembali dikerahkan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kalimantan.
Baca Juga: Dikawal Fregat Italia di Laut Merah, Garibaldi Dijemput 2 KRI di Laut RI
Pada misi kali ini, A400M mengudara dengan 22 ton bantuan yang terdiri dari pompa air, masker, dan sejumlah perlengkapan pendukung lainnya. Puluhan ton bantuan tersebut dapat digunakan untuk mendukung upaya pemadaman karhutla sekaligus melindungi masyarakat yang terdampak asap dan kebakaran.

Berdasarkan siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), yang dikutip Selasa (25/8), proses pemuatan bantuan dimulai sejak Sabtu (22/8) malam. Kemudian, pesawat dengan nomor registrasi A-4002 tersebut lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Minggu (23/8) pagi dengan rute penerbangan menuju Banjarmasin, Palangkaraya, serta Balikpapan.
PIC A-4002 Letkol Pnb Putut Satriya berharap, bantuan yang dikirimkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat penanganan karhutla sekaligus membantu masyarakat yang terdampak.
Baca Juga: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Bertolak ke Indonesia, Dijadwalkan Tiba Pertengahan September
“Semoga bantuan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam penanganan karhutla di Kalimantan. Kami berharap kebakaran hutan dan lahan dapat segera teratasi sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan normal,” kata Putut.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































