HANKAM

Bantu Penanganan Gempa NTT, TNI Kerahkan 1.267 Personel dan Dirikan 21 Tenda Lapangan

Personel TNI
Personel TNI membantu penanganan gempa bumi di NTT. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – TNI mengerahkan ribuan personel untuk membantu penanganan dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7.7 yang berpusat di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hingga Sabtu (15/8) siang, 1.267 personel TNI telah dikerahkan di sejumlah wilayah terdampak. Rinciannya, 263 personel di Kabupaten Sikka, 105 personel di Kabupaten Ngada, 400 personel di Kabupaten Nagekeo, 120 personel di Kabupaten Ende, 295 personel di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur serta 84 personel di Kabupaten Manggarai Barat.

“Personel TNI bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD), instansi terkait, dan masyarakat terus melaksanakan pencarian serta penanganan korban bencana, membantu perawatan korban serta mendukung penanganan dampak kerusakan di wilayah terdampak,” ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammas Nas dalam keterangannya.

Baca Juga: TNI Kerahkan Personel dan Alutsista untuk Bantu Korban Gempa NTT

Selain itu, TNI juga mendukung pengoperasian posko dan dapur lapangan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Hingga saat ini, TNI telah mengerahkan berbagai sarana pendukung, di antaranya 89 unit kendaraan, mendirikan 21 tenda lapangan, dan menyiapkan 120 velbed.

TNI AL juga menyiapkan satu unit helikopter Bell 412 dari Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda untuk mendukung penanggulangan bencana di wilayah Flores, termasuk membantu mobilitas personel dan distribusi dukungan ke wilayah terdampak.

Baca Juga: Latsarmil Komcad ASN Gelombang II Dimulai, Kemhan Tekankan Latihan untuk Pelayanan Publik

“Pengerahan personel dan alutsista tersebut merupakan bentuk respons cepat TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana. TNI bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan penanganan secara terpadu untuk mendukung proses pencarian, evakuasi, perawatan korban serta pemulihan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak,” kata Kapuspen TNI.

Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu malam mencatat, 43 orang meninggal dunia akibat gempa di Flores.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.