Bantu Obati Warga Sakit, TNI di Perbatasan Diberi 2 Senjata Api

Jakarta, IDM – Keberhasilan tugas TNI tidak selalu diawali dengan operasi militer atau penggeledahan, melainkan dari aksi responsif tim kesehatan TNI (Personel Kes Pos). Adalah Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad, Pos Oepoli Pantai, berhasil menerima penyerahan dua pucuk senjata api laras panjang jenis springfield dari seorang warga berkat kegiatan pengobatan gratis.
Baca Juga: Wakil KSAU Dorong Satuan TNI AU di Subang Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi
Dilansir dari keterangan Penyonarhunud 2 Kostrad, Jumat (5/6), penyerahan ini berawal dari laporan banyaknya warga Desa Bakuin yang terserang demam. Personel Kes Pos memberikan pengobatan di kediaman Bapak IT (55), yang bersangkutan merasa sangat terbantu dan tersentuh oleh ketulusan para prajurit TNI. Sebagai bentuk rasa terima kasih dan kepercayaannya kepada TNI, Bapak IT (55) secara sukarela menyerahkan dua pucuk senjata api jenis Springfield yang selama ini disembunyikannya. Kedua senjata laras panjang tersebut merupakan warisan peninggalan orang tuanya.
"Keberhasilan ini adalah buah dari kepercayaan masyarakat kepada TNI yang selalu hadir memberikan solusi di tengah kesulitan mereka. Penyerahan senjata ini juga menjadi langkah preventif yang sangat penting guna mencegah penyalahgunaan senjata api demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan," kata Danpos Oepoli Pantai, Sertu Suhelpan.
Lebih lanjut ia berharap, melalui momentum ini, Satgas mengajak warga perbatasan untuk bersama-sama membangun kesadaran hukum demi keselamatan bersama.
Baca Juga: TNI AU Dukung Pengembangan Bandara Kertajati, Siapkan Kajian hingga Perencanaan Internal
"Menolak menyimpan senjata api ilegal di rumah adalah langkah nyata dalam mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan fatal maupun penyalahgunaan kriminal," kata Suhelpan.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































