HANKAM

Bantu Gempa Flores, Kapal Rumah Sakit TNI AD Sediakan Dokter hingga Fasilitas Rawat Inap

Kapal Rumah Sakit TNI AD, ADRI 92.
Kapal Rumah Sakit TNI AD, ADRI 92. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak baru saja melepas keberangkatan Kapal Rumah Sakit TNI AD, ADRI 92. Kapal ini nantinya akan beroperasi penuh untuk bantu korban bencana gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Jadi kapal ini memiliki fasilitas rumah sakit dan ada 2 dokter beserta 8 tenaga medis yang ada di kapal. Dokter-dokter perbantuan dari Kodam juga sudah berada di lokasi. Nanti kalau ada pasien yang memang memerlukan perawatan di kapal, kami akan lakukan. Kalau memang mereka harus terjun, mereka (dokter) akan terjun," kata Maruli saat melepas keberangkatan Kapal ADRI 92 di Markas Satuan Angkutan Air (Satangair) Pusbengkangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (19/8).

Baca Juga: Menhan Sjafrie Sebut Indhan Nasional Disiapkan agar Bisa Harwat Pesawat Tempur

Terkait obat-obatan Maruli memastikan tersedia di kapal. "Untuk obat-obatan sudah ada yang kita siapkan. Mudah-mudahan ini cukup untuk membantu saudara kita di sana," kata Maruli.

rang rawat inap
(IDM/Faisal Ramadhan)

Untuk diketahui, selain dokter dan kebutuhan obat-obatan, kapal ini juga memuat logistik yang membawa total bantuan bahan makanan, perlengkapan dasar, serta BBM hingga mencapai 70 ton. Komoditas yang diangkut antara lain 32,5 ton beras, 500 kg gula, 4.000 botol minyak goreng, 1.140 dus mie instan, 1.000 dus air minum kemasan, serta 5.000 paket ransum tempur.

Baca Juga: TNI AD Kirim Kapal Rumah Sakit Bantu Gempa Flores, Muat 70 Ton Bahan Makanan

Selain itu, kapal ini juga mengangkut khusus kebutuhan bayi dan perempuan dengan menyalurkan 1.997 dus susu bayi, 672 dus bubur bayi, 710 dus pampers, serta 330 dus pembalut wanita.

Lebih lanjut ​guna memastikan mobilitas dan kelancaran penanganan bencana di darat, kapal ini juga membawa armada operasional berupa 5 unit truk, 2 unit ambulans, 100 buah tandon air kapasitas 1.100 liter, 13 set genset, 30 set tenda serbaguna, 900 set veldbed, serta suplai BBM sebanyak 12.000 liter.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.