Banjir dan Longsor Terjadi di Papua, TNI Respons Cepat

Jakarta, IDM – Banjir dan longsor terjadi di Kampung Pobiatma, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Bencana ini mengakibatkan sembilan rumah warga tertimbun material tanah dan batu, sementara akses Jalan Trans Wamena–Kurima terputus akibat timbunan lumpur.
Dilansir dari keterangan Penkodam XVII/Cenderawasih, Selasa (9/12), Komandan Kodim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Ilham Datu Ramang langsung merespons cepat kejadian ini. Ilham langsung turun ke lokasi terdampak pada Senin (8/12), bersama rombongan untuk memastikan kondisi masyarakat dan menilai kebutuhan darurat di lapangan.
Ia kemudian bertemu masyarakat yang dipimpin Kepala Kampung Wesakin Asso dan Kepala Distrik Asotipo Pinius Wetapo. Suasana haru dan penuh kehangatan menyambut kedatangan Dandim, yang disebut-sebut sebagai pihak pertama yang berhasil menembus jalur longsor untuk menjangkau warga Pobiatma.
Baca Juga: TNI Tuai Pujian Buka Servis Kendaraan Gratis Pascabencana di Sumatra
Tokoh Pemuda Amos Asso menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dandim di tengah kondisi kampung yang masih terisolasi.
“Terima kasih karena sudah datang lihat langsung kami punya keadaan. Longsor tadi malam hilangkan rumah dan MCK. Kami senang sekali karena bapak Dandim bisa sampai ke sini,” ujarnya.
Ilham menyampaikan rasa prihatin sekaligus duka atas bencana yang menimpa masyarakat. Ia memastikan laporan resmi akan segera diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk penanganan cepat.
Baca Juga: Dorong Pemulihan Warga Pascabanjir, Kesdam IM Terus Beri Pelayanan Kesehatan
“Kodim 1702/Jayawijaya akan mengirimkan bantuan darurat sore ini atau besok pagi. Selain itu, program pembangunan MCK Kodim akan dialihkan khusus ke Kampung Pobiatma untuk menggantikan fasilitas warga yang tertimbun,” kata Ilham.
Setelah berdialog dengan warga, Ilham kembali memeriksa rumah-rumah yang tertimbun dan wilayah yang berisiko terjadi longsor susulan.
Material longsor yang menutupi badan jalan membuat Distrik Asotipo terisolasi sementara. Kodim 1702/Jayawijaya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































