Bangun Ketahanan Masyarakat Pesisir, TNI AL Bangun 68 Kampung Bahari Nusantara

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakil KSAL) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, mengatakan Kampung Bahari Nusantara (KBN) adalah implementasi TNI AL dalam pembinaan potensi maritim dan juga untuk membangun ketahanan masyarakat pesisir.
Hal tersebut dikatakan saat meresmikan Kampung Bahari Nusantara Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari di Desa Ranooha Raya, Konawe Selatan, Rabu (14/12). Heri optimis, Desa Ranooha dapat mendorong perkembangan wilayah setempat dan dapat berkontribusi terhadap ketahanan nasional yang kuat.

"TNI AL membangun kemanunggalan dengan rakyat dalam upaya-upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir dan kepulauan, khususnya di ekonomi, pariwisata, kesehatan, edukasi maupun pertahanan," jelas Heri dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (15/12).
Selain kegiatan peresmian Kampung Bahari Lanal Kendari, juga dilakukan pemberian bantuan 200 paket sembako, dana pembangunan masjid, pembangunan sumur bor, mobil perpustakaan keliling, laptop dan televisi serta peninjauan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Baca: Resmikan Mako Lanal Kendari, Wakil KSAL: Fungsi Pangkalan Sangat Strategis
Saat ini, total 68 Kampung Bahari Nusantara yang dibangun oleh TNI AL di seluruh Indonesia, salah satunya adalah Kampung Bahari Nusantara Lanal Kendari. Program ini bertujuan membantu pemerintah daerah dalam upaya menyejahterakan masyarakat terutama masyarakat pesisir. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































