Bakamla Terima Hibah Kapal Patroli dari Pemerintah Jepang

Jakarta, IDM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI bakal menerima hibah satu kapal patroli baru dari Pemerintah Jepang. Pertemuan lanjutan terkait hibah tersebut digelar Bakamla dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) di Jakarta, Jumat (5/7).
"Rapat tersebut menindaklanjuti kontrak hibah Kapal Patroli dari Pemerintah Jepang melalui JICA yang diberikan kepada Bakamla RI," tulis Humas Bakamla, dikutip dari instagram @bakamla_ri, Selasa (9/7).
Baca Juga: Kopaska-US Navy Seals Latihan Bersama, Materi Tempur hingga Teknik Sniper
Sestama Bakamla RI, Laksda TNI T. E. Witjaksono memimpin rapat penerimaan kapal patroli hibah tersebut. Adapun armada berkapasitas 70 orang dengan panjang 85,6 meter dan kecepatan 22 knot yang dikoordinasikan dengan Badan Kerja Sama Internasional Jepang tersebut bernilai 9.053.000.000 yen.
“Proses pembangunan kapal patroli akan dilaksanakan di Jepang, dan akan diserahterimakan kepada Bakamla RI oleh pemerintah Jepang melalui JICA dan Japan Marine Science (JMS) usai pembuatan kapal tersebut selesai,” kata Humas Bakamla.
Baca Juga: Latihan Operasi Laut Aspek Udara, Puspenerbal Turunkan 8 Pesawat
Kepala Bakamla RI Laksdya Irvansyah sebelumnya telah bertemu Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, jelang akhir Maret 2024. Perjumpaan itu dilakukan untuk membahas penerimaan hibah kapal patroli tersebut. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































