Bakamla RI Terima Kunjungan Maritime Border Command Australia, Bahas Penguatan Keamanan Maritim

Jakarta, IDM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI yang diwakili Sekretaris Utama (Sestama) Bakamla Laksda TNI Samuel Kowaas menerima kunjungan kehormatan Komandan Maritime Border Command (MBC) Australia, Rear Admiral Brett Sonter, beserta jajaran Australian Border Force (ABF) di Mabes Bakamla RI, Jakarta Pusat, Jumat (22/8).
Courtesy call tersebut bertujuan membahas kerja sama Bakamla RI dengan ABF serta rencana implementasi kerja sama ke depan.
Baca Juga: Tinjau Kesiapan CMAC, Wakasau Tegaskan Komitmen TNI AU Jaga Ruang Udara Nasional
“Pertemuan juga menjadi wadah diskusi mengenai berbagai isu strategis antara Bakamla RI dan Australian Border Force,” tulis siaran pers Bakamla, Sabtu (23/8).
Kedua belah pihak berkomitmen terus berkolaborasi demi mencapai tujuan bersama dalam memperkuat keamanan maritim di kawasan.

Sestama Bakamla RI berharap hubungan antara Bakamla RI dan Australian Border Force dapat semakin erat dan produktif pada masa mendatang, dengan sikap saling menghormati dan saling mendukung.
Baca Juga: Validasi Organisasi Marinir, Pangkormar Resmikan Brigjen Nadir sebagai Kepala Staf Kormar
Adapun Australian Border Force merupakan badan penegak hukum federal, yang bertanggung jawab dalam pengawasan perbatasan serta operasi bea cukai.
ABF juga melaksanakan investigasi, penahanan, dan penegakan hukum terkait perbatasan. (nma)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































