Bakamla RI Evakuasi 12 ABK Korban Kecelakaan Kapal di Laut Timor

Jakarta, IDM - Bakamla RI berhasil mengevakuasi korban kecelakaan dua kapal di Laut Timor, Rabu (24/5). Kedua kapal tersebut adalah Kapal Layar Motor (KLM) Tanjung Jaya 03 dan KLM Marisa Inda.
Mengutip informasi resmi dari Bakamla RI, Jumat (26/5) KLM Tanjung Jaya 03 mengalami kerusakan akibat menabrak karang pada Selasa (23/5). Sementara, KLM Marisa Inda mengalami mati mesin pada Minggu (21/5).
Baca Juga: Lemhannas Gelar Seminar Hankam, Bahas Perlindungan IKN
"Mulanya, pihak Kantor SAR Kupang menerima Telegram dari Kapal Pemerintah Australia 'Otway' yang berhasil mengevakuasi 12 orang ABK dari kedua kapal tersebut," tulis keterangan Bakamla RI.
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada KN Pulau Nipah-321 dan KP Orca 01 yang merupakan bagian Bakamla RI. Kedua kapal tersebut sedang melaksanakan operasi Gannet 7/23 di wilayah perairan sekitar kejadian.
Baca Juga: Aksi Prajurit Tontaikam Brigif Mekanis 1 PIK/JS Amankan Ibu Kota
Dibawah komandoi Letkol Bakamla Anto Hartanto Wibisono, KN Pulau Nipah-321 langsung bergerak menuju titik yang disepakati bersama kapal Otway untuk menjemput 12 ABK yang telah berhasil diamankan.
Setelah sampai lokasi, evakuasi 12 ABK dilakukan dengan bantuan sejumlah pihak, termasuk personel dari Kantor SAR Kupang dan Polair Kupang. Belasan ABK tersebut kemudian diserahkan kepada Pos Angkatan Laut Papela untuk dipulangkan ke keluarganya masing-masing. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































