Bakamla RI Buka Peluang Kolaborasi Proyek NMSS dan Keamanan Siber dengan Estonia

Jakarta, IDM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI membuka peluang kolaborasi keamanan maritim dan siber dengan Estonia.
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah telah menerima courtesy call Duta Besar Estonia untuk Indonesia H.E. Veikko Kala dalam rangka membahas kerja sama tersebut.
Pertemuan Irvansyah dan Veikko Kala digelar di Markas Bakamla, Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Agenda pertemuan difokuskan pada pembahasan peluang kolaborasi dalam proyek National Maritime Surveillance System (NMSS) serta pembahasan keamanan dan ancaman terhadap infrastruktur bawah laut.
Baca Juga: Perkuat Operasional Pesawat N219 dan CN235, PTDI Tandatangani MoU dengan Scytalys Asal Yunani
Hal ini mengingat Estonia merupakan negara yang terkenal dengan keunggulan dalam keamanan siber dan digitalisasi. Pembahasan sejalan dengan hubungan bilateral Indonesia–Estonia yang saat ini berfokus pada akselerasi teknologi digital, sektor maritim, dan ekonomi.
“NMSS merupakan proyek strategis nasional yang dikelola oleh Bakamla RI dengan tujuan membangun sistem keamanan laut yang terpusat dan terintegrasi secara real time dengan instansi terkait lainnya,” ujar Irvansyah dalam siaran pers Bakamla RI, Selasa (3/2).
Bakamla sedang membangun 35 NMSS atau stasiun pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia. Irvansyah menargetkan 35 NMSS itu selesai pada 2027.
Baca Juga: Perwira TNI AD Diuji Kemampuannya Termasuk Jenderal Bintang 2
Selain itu, Bakamla juga sedang membangun empat Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal). Tiga Puskodal akan dibangun di Zona Barat Bakamla (Batam), Zona Tengah (Manado), dan Zona Timur (Ambon). Sementara satu Puskodal lagi di Markas Bakamla RI di Jakarta.
Lebih lanjut, Bakamla RI dan Estonia turut mendiskusikan peluang kerja sama lain, seperti peningkatan kapasitas pencegahan dan penanggulangan kejahatan siber, yang dinilai semakin relevan dengan tantangan keamanan maritim modern.
Bakamla berharap, pertemuan dengan Estonia menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama kedua belah pihak, khususnya dalam implementasi NMSS yang sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2023 tentang Kebijakan Nasional Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di Wilayah Perairan Indonesia dan Wilayah Yurisdiksi Indonesia (KKPH). (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































