HANKAM

Bakamla RI Berangkatkan KN Pulau Nipah-321 Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Sumatra

Bakamla RI
Bakamla RI memberangkatkan KN Pulau Nipah-321 yang membawa 70 ton bantuan kemanusiaan ke Sumatra. (Foto: Dok. Bakamla RI)

Jakarta, IDM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI memberangkatkan KN Pulau Nipah-321 yang membawa 70 ton bantuan kemanusiaan untuk disalurkan ke wilayah dampak bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA). Kapal diberangkatkan dari Dermaga 99 Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (11/12).

Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksda Bakamla Eko Wahjono melepas keberangkatan KN Pulau Nipah-321 yang dikomandani Letkol Bakamla Andi Christy Mahendra.

KN Pulau Nipah-321 menjadi unsur kedua yang diberangkatkan setelah KN Tanjung Datu-301 mengirimkan bantuan tahap pertama melalui kapal bantu rumah sakit TNI AL, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, untuk diteruskan menuju Sibolga.

Baca Juga: KRI Makassar-590 Berlayar dari Surabaya, TNI AL Tambah Armada untuk Bantuan Sumatra

Eko Wahjono mengatakan, atas perintah Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah, seluruh jajaran Bakamla agar segera digerakkan untuk memberikan dukungan cepat.

“Tahap pertama telah dilakukan melalui KN Tanjung Datu-301 yang menyalurkan kebutuhan pokok sebagai dukungan awal bagi saudara-saudara kita,” ujar Eko, dikutip dari siaran pers Bakamla RI.

Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksda Bakamla Eko Wahjono
Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksda Bakamla Eko Wahjono memimpin pelepasan KN Pulau Nipah-321. (Foto: Dok. Bakamla RI)

Adapun KN Tanjung Datu-301 membawa berbagai kebutuhan mendesak masyarakat yang meliputi kebutuhan pangan, sanitasi dan kesehatan, pakaian, perlengkapan tidur, perlengkapan bayi dan wanita, serta perlengkapan darurat.

Total bantuan merupakan hasil kolaborasi masyarakat Batam, instansi terkait, serta keluarga besar Bakamla RI yang bergerak serempak untuk membantu warga di Sumatra.

Baca Juga: TNI AD Serah Terima Tiga Jabatan Pangdam, Ini Daftarnya

“Kami berharap bantuan ini dapat segera diterima dan membantu meringankan beban masyarakat di wilayah terdampak. Bagi Bakamla RI, menjaga laut juga berarti menjaga rakyat Indonesia,” kata Eko.

Eko mengatakan, bantuan terus mengalir dari masyarakat Kepulauan Riau, sehingga Bakamla RI juga berencana akan menggerakkan KN Pulau Dana-323.

“Bagi masyarakat provinsi Kepri yang berkenan memberikan bantuan silakan datang ke Zona Bakamla Barat untuk didata dan ditampung,” ucap Eko. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.